Rabu, 18 September 2013

Makalah Kacang Merah

  DAFTAR ISI Daftar Isi ...................................................................................................................1 BAB I Pendahuluan ...................................................................................................3 A. Latar Belakang ................................................ .............................................3 B. Tujuan ................................................ ......................................................... 3 C. Rumusan Masalah ................................................ .......................................3 BAB II Pembahasan ................................................ ..................................................4 A. Kacang Merah ................................................ ..............................................4 B. Pupuk Urea ................................................ ...................................................5 C. Hipotesis ................................................ ................................................ ..... 7 D. Alat dan Bahan ................................................ .............................................7 E. Cara Kerja ................................................ .....................................................7 F. Variabel ................................................ .............................................. .........7 G. Hasil Pengamatan ................................................ ........................................8 BAB III Penutup .............................. ................................................ ........................ 9 A. Kesimpulan ................................................ ..................................................9 B. Saran................................................ ............................................................. 9 BAB IV Dokumentasi ................................................ ................................................10 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pertumbuhan suatu tanaman dipengaruhi oleh banyak faktor. Factor internal yang mempengaruhi pertumbuhan adalah hormon dan gen. factor eksternal antara lain cahaya, suhu, kelembaban, dan nutrisi tanah /zat hara. Penambahan zat hara pada tanah dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Pupuk urea adalah salah satu pupuk buatan yang dapat di gunakan untuk membantu menambah zat hara dalam tanah sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Pupuk urea sering digunakan petani untuk kesuburan tanaman yang ditanamnya. Saat ini, kami mengadakan penelitian / eksperimen menggunakan pupuk urea untuk penanaman kacang merah. B. Tujuan Mengetahui pengaruh pupuk urea pada pertumbuhan kacang merah Membandingkan pertumbuhan kacang merah yang diberi pupuk urea dan yang tidak diberi pupuk urea C. Rumusan Masalah Bagaimana pengaruh pupuk urea terhadap pertumbuhan kacang merah? BAB II PEMBAHASAN A. Kacang merah Kacang merah tergolong makanan nabati kelompok kacang polong (legume); satu keluarga dengan kacang hijau, kacang kedelai, kacang tolo, dan kacang uci. Ada beberapa jenis kacang merah diantaranya adalah red bean, kacang adzuki (kacang merah kecil), dan kidney bean (kacang merah besar). Biji kacang merah adalah sumber karbohidrat dan mengandung protein cukup tinggi, tiap 100 gram terdapat sekitar 22.3. Terdapat juga mineral dan vitamin yang meliputi Vit.A, B1, B2, serta niasin. Kadar seratnya setara dng kacang hijau dan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan beras, jagung, sorgum atau gandum. Selain itu sebelum kita mulai penanaman kacang merah kita harus memperhatikan sarat-sarat pertumbuhannya, sperti yang pertama iklim, umumnya iklm yang cocok untuk pertumbuhan kacng merah adalah iklim basah sampai iklim kering dengan curah hujan rata-rata 1500-2000 mn/tahun, serata kelembaban udara yang dibutuhkan kuranglebih 55% (sedang). Yang kedua yaitu jenis media tanam yang cocok untuk tanaman kacang merah adalah andosol dan regosol karena mempunyai empat rainase yang baik. Selain itu tanah yang berstruktur gembur, remah, subur dan mengandung kadar pH berkisaran antara 5,5-6,8. Penanaman pada media yang ber-pH < 5,5 aan terganggu pertumbuhannya karena pada pH yag rendah trejadi gangguan penyerapan unsur hara. Yang ketiga ketinggian suatu tempat juga berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Tanaman kacang merah ini umunya ditanam di ketinggian 1000-1500 m dpl. Tetapi para ilmuan telah meneliti mengenai penanaman kacang merah jenis tegak di dataran rendah dengan ketinggian 200-300m dpl dan hasilnya memuaskan. Ketinggian suatu tempat akan berpengaruh pada kelembaban. Penyiraman juga berpengaruh pada pertumbuhan. Apabila tanah terlalukering, maka tanaman akan layu dam kemudian mati. Dan sebaliknya jika tanah terlalu basah maka tanaman akan londot atau membusuk.siramlah tanaman setiap pagi dan petang kecuali jika hari hujan. Selain itu intensitas cahaya juga berpengaruh pada pertumbuhan. Umumnya kacang merah memerlukan cahaya matahari berkisaran antara 400-800 feetcandles. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, tanamanlah kacang merah pada media yang terbuka, seperti di kebun, sawah, atau ladang. Jangan menanam kacanh merah pada media yang memiliki naungan, seperti di Green House. Pertumbuhan tanaman kacang merha akan lebih baik jika pemupukan turut diperhatikan. Tanaman membutuhkan unsur-unsur hara dalam proses metabolisme tanaman terutama pada masa vegetatif. Selain itu juga digunakan untuk mendorong pertumbuhan sel-sel baru dalam pembentukan daun, akar, batang serta dalam pembentukan polong (biji). Pemupukan dapat mempengaruhi besarnya volume akar. Semakin besar volumenya jangkauan akar tanaman juga semakin luas, sehingga lebih mudah dalam mendapatkan unsur hara yang dibutuhkan. Untuk meningkatkan kesuburan tanah dapat dilakukan dengan pemberian pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 15-20 kg/10 m2. Para petani kacang merah harus siap dengan adanya hama tanaman yang akan menyerang tanaman seperti kumbang daun, penggerek daun, lalat kacang, ulat jengkal semu, dan ulat penggulung daun. Untuk mengendalikan hama tanaman bisa dilakukan dengan cara (1) membuang atau membakar bagian yang telah terjangkit, (2) penyemprotan pestisida organik (dengan campuran bawang putih, cabe rawit, daun atau biji nimba, daun tomat, merica, sambiloto). Lakukan penyemprotan sampai tanaman terbebas dari hama tersebut. Untuk mencapai hasil yang memuaskan tanamlah kacang merah sesuai sarat-sarat pertumbuhan kacang merah yang ada. Mengingat kacang merah mengandung gizi yang cukup tinggi, penulis berharap generasi muda dapat memanfaatkan gizi yang terkandung dalam kacang merah tersebut sehingga dapat meningkatkan potensi intelektual dan SDM yang dimiliki. B. Pupuk urea Urea adalah senyawa organik yang tersusun dari unsur karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen dengan rumus CON2H4 atau (NH2)2CO. Sekitar 90% urea industri digunakan sebagai pupuk kimia. Urea dalam bentuk butiran curah (prill) digunakan dalam pertanian sebagai pupuk kimia pemasok unsur nitrogen. Di tanah, urea akan terhidrolisis dan melepaskan ion amonium. Kandungan N pada urea adalah 46%, tetapi yang tergunakan oleh tanaman biasanya separuhnya. Karena penting dalam pembangunan pertanian, pupuk urea seringkali disubsidi oleh pemerintah suatu negara, termasuk Indonesia. Di pasaran Indonesia, pupuk urea dipasarkan dalam dua bentuk: bersubsidi (berwarna merah muda, digunakan untuk bantuan pembangunan) dan tidak bersubsidi (berwarna putih, untuk dipasarkan secara komersial). Pupuk urea dihasilkan sebagai produk samping pengolahan gas alam atau pembakaran batu bara. Karbon dioksida yang dihasilkan dari kegiatan industri tersebut lalu dicampur dengan amonia melalui proses Bosch-Meiser. Dalam suhu rendah, amonia cair dicampur dengan es kering (karbondioksida) menghasilkan amonium karbamat. Selanjutnya, amonium karbamat dicampur dengan air ditambah energi untuk menghasilkan urea dan air Pupuk Urea adalah pupuk kimia mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. Unsur Nitrogen merupakan zat hara yang sangat diperlukan tanaman. Pupuk urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih . Pupuk urea dengan rumus kimia NH2 CONH2 merupakan pupu kyang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis), karena itu sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat. Pupuk urea mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100kg mengandung 46 Kg Nitrogen, Moisture 0,5%, Kadar Biuret 1%, ukuran 1-3,35MM 90% Min serta berbentuk Prill. Unsur hara Nitrogen dikandung dalam pupuk urea sangat besar kegunaannya bagi tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya : • Membuat daun tanaman lebih hijau segar dan banyak mengandung butir hijau daun (chlorophyl) yang mempunyai peranan sangat penting dalam proses fotosintesa. • Mempercepat pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah anakan, cabang dan lain-lain) • Menambah kandungan protein tanaman • Dapat dipakai untuk semua jenis tanaman baik tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan, usaha peternakan dan usaha perikanan. Dengan pemupukan yang tepat & benar (berimbang) secara teratur, tanaman akan tumbuh segar, sehat dan memberikan hasil yang berlipat ganda dan tidak merusak struktur tanah. C. Hipotesis Sebelum kami melakukan percobaan, kami menduga bahwa penggunaan pupuk urea pada tanaman kacang merah akan membuat kacang merah tumbuh lebih subur daripada tanaman kacang merah yang tidak diberi pupuk urea. Karena, pupuk urea mengandung salah satu faktor pertumbuhan suatu tanaman, yaitu nutrisi. D. Alat dan bahan 1. Gelas Air mineral Bekas 2. Biji kacang merah 3. Air 4. Pupuk urea 5. Tanah/pasir E. Cara kerja 1. Beri label pada masing-masing gelas. 2. Kedua gelas diisi pasir yang sama keadaannya. 3. Setiap gelas ditanam tiga biji kacang merah. 4. Siram gelas A dengan air murni, gelas B dengan air dan pupuk urea secukupnya . 5. Lakukan pengamatan terhadap kecambah/tanaman kacang merah setiap hari selama 1 minggu / 7 hari. F. Variabel Variabel Bebas : Pupuk Urea Variabel Terikat : Hasil pertumbuhan tumbuhan kacang merah Variabel Kontrol : Kacang merah tanpa pupuk urea G. Hasil Pengamatan Setelah dilakukan percobaan, ternyata kacang merah ditemukan dalam keadaan busuk. Setelah diusut lebih lanjut, kemungkinan besar, kacang merah menjadi busuk dan berjamur karena kami memberi pupuk urea terlalu banyak (satu sendok makan tiap gelas). Dan juga kemungkinan besar busuknya kacang merah disebabkan oleh pemberian air yang terlalu banyak. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan 1. Kacang merah yang diberi pupuk terlalu banyak, justru mengahambat pertumbuhan dan mempercepat pembusukan. 2. Jika diberi air terlalu banyak, juga akan mempercepat pembusukan. 3. Kacang merah akan tumbuh dengan subur apabila diberi kadar pupuk yang sesuai. B. Saran 1. Seharusnya, tanaman kacang merah diberi pupuk secukupnya. 2. Selain itu, juga air yang tidak terlalu banyak. BAB IV Dokumentasi